Gingerious!

Ordinary people want to be extraordinary people.

Tampilkan postingan dengan label Drabble. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Drabble. Tampilkan semua postingan

6 Jul 2012

(Drabble Songs) Dream boy


Dream Boy

Category      : Drabble 

Author          : Yoon Jieun

Cast              : -   A pink Jung Eunji
                        -   Lee Inhoon (OC)

#NP               : Dream Boy- CN BLUE

A/N            : Seperti biasa Author buat drabble judulnya ngambil dari lagu di playlist author, bikinnya juga Cuma bentar jadi begini deh-_-,  Padahal gak ada niatan sama sekali pas bikin ini. Waktu bikin aku lagi sedih. Tapi ceritanya ga ada sedih-sedihnya, happy   readinglah! Gamsa Yeorobun^^~


Hujan menetes dari tepi atap sebuah toko. Untuk membunuh kejenuhan tanganku menengadah menangkap salah satu butiran itu, ‘Seperti orang aneh saja aku ini’,pekikku.

Seorang anak laki-laki kecil berlari tergopoh-gopoh memeluk ber-rim koran. Tubuhnya sudah kuyup, hujan memandikan tubuh mungilnya pun tak ia peduliakan - terpenting koran yang ia rengkuh tak basah di guyur hujan.

Aku iba melihatnya. Kulangkahkan kaki kiri menginjak becekan, kemudian payung milikku ku renggangkan. Segara ku berlari menuju bocah kecil itu dan ku payungi tubuh kecilnya, ku eratkan tanganku pada pundaknya. Tubuh mungilnya merinding karena menggigil, “Eondiro adik kecil?”, dia tak menjawab – manik matanya yang bulat menatapku lekat, sangat polos.

Kemudian aku berlari bersamanya ke teras sebuah kedai. Tubuhku saja begitu dingin rasanya bagaimana dengan tubuh bocah sekecil ini?kemana orangtuanya, tega sekali mereka meninggalkan anak sekecil ini di tengah hujan yang dahsyat ini?rasanya jika bertemu, ingin kumarahi habis-habisan.  Ku keluarkan handuk kecil dari ranselku lalu ku usapkan pada rambutnya yang basah, Almater yang ku kenakan kubuka dan kukenakan kepadanya.”Ne, sekarang lebih hangatkan?”, ucapku.

“Ne, Noona Kamshamida!”

Aku berjongkok agar sejajar dengan tubuhnya, “Tadi kau belum menjawab pertanyaanku,hmm?”,”kau ingin kemana?”, tanyaku lagi.

“aku ingin mengantarkan semua koran ini!”, ungkapnya lalu menunjukan tumpukan koran yang sedari tadi ia peluk.

Aku hanya ber-oh ria.”kau tak sekolah, adik kecil?”, tanyaku lagi.

“aku sekolah!”

 “lalu kenapa kau tak berangkat sekolah pagi ini?”

“aku harus menjual semua ini dulu, baru aku berangkat sekolah”

Kasihan sekali dia harus bekerja dulu sebelum sekolah, aku jadi merasa bersalah selama ini karena dengan mudahnya membuang-buang uangku. Jadi aku ini bukan apa-apa di bandingkan anak kecil ini.
Kuulurkan tangan kananku kearahnya, “Siapa namamu? Aku Jung Eunji!”

“Inhoon, Lee Inhoon imnida!”

“hmm..nama yang bagus!”, ucapku sok tua.
Sejenak kami terdiam dalam pikiran masing-masing. Tiba-tiba mulutku menyenandungkan sebuah lagu dan memecahkan keheningan.

 Gomshemarig a hanji beiju
appa gom, omma gom..
baru aku mau menyanyikan lirik selanjutnya , Inhhon meneruskan liriknya.

 “Aegi gom !”

“Appa gomu tungtunghe” ,nyanyinya.

“Omma gomu seksihe”, nyanyiku tak mau kalah.

“Aegi gomu hoksi sirawa”, nanyinya lagi.

“Hiksuk, hiksuk charanda!!”, senandung kami bersamaan , Kamipun tertawa bersama dan bertepuk tangan bangga telah menyelesaikan lagu ini bersama .

Tak terasa hujan pun mereda. Saatnya aku harus berpisah dengan bocah kecil ini, sedih juga rasanya. Padahal kami baru bertemu lima menit yang lalu. Kebetulan bus menuju ke Sekolahku sudah tiba, lalu aku menengadah ke arahnya.

“kita harus berpisah!”, ucapku tak rela.

“ne, gomawo noona!”, ucapnya mengembalikan almaterku.

“Annyeong Gyeoseyo, Inhoon –ssi!”

“Annyeong noona!”, balasnya sambil melambaikan telapak tangannya.

Tiba-tiba dari kejauhan dia berteriak,”NOONA, KITA PASTI AKAN BERTEMU JIKA KITA KITA BERDUA SUDAH SUKSES NANTI!”

Aku hanya menganga bingung, kenapa anak itu bisa berbicara seperti itu. Sampai tiba di sekolah pun aku masih memikirkan kata-kata anak itu.’jangan-jangan anak itu bukan manusia!’. Celotehku  dalam hati. Bulu kudukku jadi merinding.

“AIGOO, NANEUN MICHIGYESO!”,teriak Eunji sendiri.

Anak-anak di kelasnya hanya bisa memandang Eunji bingung. ~FIN~ Nb: aneh yaa ceritanya, rada gaje gmn gitu mian readers, Author buatnya jam 2 malem *emg nanya?* niatnya aku pengen buat sequel tapi belom dapet titik terang -_- *author byk mau*

FIN~~
Gaje? aneh?  Mian juga kalo masih banyak typo, drabble ini hanya sekedar pengisi sunyi..
Gamsa yang udah mampir baca^^
Jjang~

19 Feb 2012

Lie (Fanfiction /Drabble)

Title: Lie
Author: Yoon Jieun
Cast: CN Blue,SNSD
Genre: romance
Rating: G
Song: Lie - CN Blue
A/N:  fanfic ini di buat secara spontanitas,pada saat bangun tidur di luar hujan turun dan lahirlah fanfic ini.Fanfic ini lebih ke arah drabble sih.. dan ini merupakan salah satu drabble song shuffle yang kubuat beberapa. Yang lain aku lupa buatnya dimana,suyukur-syukur gak ilang.Ohya drabble ini cast-nya couple loh,tapi ku rahasiain entar pada tau deh kalo udah baca.oke dari pada banyak babibu Happy readinglah~(^_^)/


“Ahjussi,aku ingin mawar yang itu!”,perintah seorang laki-laki pada penjual bunga yang sedang merapihkan beberapa bunga- bunga yang dijual di tokonya.

Penjual bunga itu menyerahkan beberapa ikat bunga mawar pada laki-laki yang menyuruhnya tadi kemudian laki-laki itu menyerahkan beberapa lembar uang pada si penjual bunga.kini laki-laki itu membungkuk sambil berterimakasih pada penjual bunga di hadapannya.

“Tuan,apa tak sebaiknya kau menunggu hujan reda?”,saran penjual bunga . 

“Anio,Ahjussi  yeojachinguku  sedang  menungguku  aku takut ia menungguku terlalu lama!”,jawab laki-laki itu sambil menorehkan senyumnya sebahagia mungkin.

 “Ahjussi, aku pergi dulu!”,pamit lelaki itu.

 “ya..ya! tunggu dulu!”,sergah penjual bunga itu.

 Penjual bunga itu mengambil payung transparan dan memberikan pada lelaki itu dengan reflek lelaki itu membungkuk dan berterimakasih.   Dengan tergesa-gesa ia membuka payung dan menerobos hujan yang kini amat deras,dipeluk buket bunga mawar untuk kekasihnya agar tak terkena hujan.

 “Seohyun-a sebentar lagi aku sampai!”,ucapnya sendiri sambil terus berlari cepat.

Sebuah taman terlihat terguyur hujan yang amat deras. Lelaki itu tersenyum, ia senang karena sudah sampai di tempat ia akan bertemu kekasihnya yang sangat ia cintai. Sekarang lelaki itu terus memutar kepalanya dan memasang mata baik-baik mencari keberadaan perempuan yang bernama Seohyun.
Ia sengaja tak mengeluarkan suara sedetikpun karena akan memberi kejutan pada Seohyun,ia membayangkan menutup mata Seohyun dari belakang dan setelah Seohyun berbalik badan Seohyun kagum melihat buket mawar yang lelaki itu bawa, membayangkan itu semua ia hanya bisa senyum-senyum sendiri.

Kakinya tak berhenti mencari keberadaan perempuan itu.Cipratan becekan hujan tak ia pedulikan terkena celananya karena tujuannya hanya perempuan itu, ia rindu melihat wajahnya,senyumnya,tawanya semua dari dirinya. Namun sebuah pemandangan menghentikan langkah kakinya, Seorang lelaki memeluk seorang perempuan, Pelukan lelaki itu sangat erat .Perempuan itu tak asing baginya.

“Srrak!”,buket mawar yang ia peluk seketika terjatuh terguyur hujan dan mendengar suara itu Seohyun baru sadar keberadaan kekasihnya.

 “Yonghwa oppa,akhirnya kau datang!”,panggil Seohyun bahagia sambil melepas lelaki yang ia peluk.

Tangan Yonghwa kini mengepal menahan amarahnya.

 “YA! Seohyun kau.. Napeunyeoja! ”, ucap Yonghwa murka dan ia pun berlari sambil melempar bebas payung yang ia pakai meninggalkan Seohyun dengan lelaki yang ia peluk tadi.

FIN~(^_^)/